Kamis, 15 Februari 2024

01.01.2-T1-7. Koneksi Antar Materi - Relevansi Perjalanan Pendidikan Nasional

Nama              : Anisa Fitria

Kelas               : PPG R-002 G1S1 2024
MK PPG         : Filosofi Pendidikan Indonesia
Tugas            : 01.01.2-T1-7. Koneksi Antar Materi - Relevansi Perjalanan Pendidikan Nasional

Hasil meninjau ulang keseluruhan materi saya sebagai berikut:

Mulai dari diri

Sebagai seorang guru saya menyadari akan pentingnya menjalani proses pembelajaran yang berkelanjutan serta meningkatkan kompetensi dan kapasitas dirinya. Dengan begitu, ia menjadi seorang pendidik yang sangat berperan dalam membimbing peserta didiknya menuju kemandirian dan kebebasan yang sesungguhnya. Tujuan utamanya adalah agar setiap individu yang dipandunya dapat tumbuh dan meraih kebahagiaan setinggi-tingginya dan pencapaian pengetahuan yang maksimal dan bermanfaat, baik dalam ranah personal maupun dalam kontribusinya sebagai anggota masyarakat yang produktif.

Eksplorasi konsep (Perjalanan Pendidikan Nasional)

Sebelum kemerdekaan, pendidikan di Indonesia sangat dipengaruhi oleh sistem kolonial Belanda. Pendidikan pada masa itu cenderung eksklusif dan hanya tersedia bagi kalangan tertentu, terutama untuk kaum priyayi. Ki Hadjar Dewantara melawan paradigma ini dengan mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922, yang memberikan pendidikan kepada semua golongan, termasuk yang kurang mampu dan non-priyayi. Argumen kritis di sini adalah bahwa gerakan transformasi Ki Hadjar Dewantara bertujuan untuk meruntuhkan batasan-batasan kelas dan memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi semua orang, bukan hanya segelintir privilese. Selanjutnya, untuk memahami dampak sebenarnya dari gerakan ini, kita perlu melihat pada masa setelah kemerdekaan. Meskipun Indonesia telah meraih kemerdekaannya pada tahun 1945, tantangan dalam bidang pendidikan masih besar. Di era pasca-kolonial, Ki Hadjar Dewantara melanjutkan perjuangannya dengan memperjuangkan pendidikan nasional yang lebih merata dan berkualitas. 
Namun, argumen kritisnya adalah bahwa meskipun ada perubahan dalam struktur pendidikan, tantangan seperti ketidakmerataan akses, kualitas guru, dan kurikulum yang masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Referensi dan data yang mendukung argumen ini dapat ditemukan dalam berbagai penelitian tentang pendidikan di Indonesia pasca-kemerdekaan. Misalnya, survei oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan besar antara pendidikan di perkotaan dan pedesaan, serta antara pulau-pulau di Indonesia. Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa meskipun transformasi pendidikan telah dimulai oleh Ki Hadjar Dewantara, pekerjaan masih belum selesai. Selain itu, analisis komparatif terhadap sistem pendidikan di negara lain juga dapat mendukung argumen kritis ini. Melihat negara-negara yang berhasil melakukan transformasi pendidikan yang signifikan pasca-kemerdekaan, seperti Korea Selatan atau Finlandia, dapat memberikan wawasan tentang langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia.Dengan demikian, argumen kritis tentang gerakan transformasi Ki Hadjar Dewantara dalam perkembangan pendidikan sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia menggambarkan pentingnya melihat lebih dari sekadar prestasi individualnya. Evaluasi yang cermat melibatkan analisis mendalam terhadap dampak nyata gerakannya, data yang relevan, serta perbandingan dengan konteks pendidikan global untuk mengidentifikasi area-area di mana perbaikan lebih lanjut diperlukan.
 

Demonstrasi Kontekstual



 
Kesimpulan

Sistem pendidikan di Indonesia mengalami perkembangan dari masa ke masa. Pendidikan pada zaman kolonial Belanda bertujuan untuk menciptakan tenoga bantu, baik dalam pemerintahan atau usaha dagang. Sedangkan, tujuan pendidikan pada saat ini adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak. Dengan begitu, anak dapat tumbuh sebagai manusia dan anggota masyarakat yang mompu me ;apai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
 
Hal baru yang saya dapatkan adalah memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan menyeluruh mengenai bagaimana perjalanan transformasi pendidikan di Indonesia sebelum dan setelah kemerdekaan. Selain itu juga, memiliki pemahaman bagaimana perspektif dan pemikiran pendidikan menurut konsep Ki Hadjar Dewantara yang selaras dengan merdeka belajar.
 
Sebagai seorang guru SD, langkah-langkah konkret yang akan saya ambil adalah memperkaya metode pengajaran saya dengan pendekatan yang mempertimbangkan karakteristik individu setiap siswa. Selain itu, saya akan terus mengasah kreativitas dan inovasi dalam menyusun materi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan yang optimal kepada setiap siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

Tiga hal baru yang saya pelajari dari materi Perjalanan Pendidikan Nasional adalah:

a. Mengetahui bahwa pendidikan nasional telah berdiri sejak zaman kolonial dan terus berkembang hingga zaman milenial saat ini.

b. Memahami peran serta Ki Hajar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan dengan mendirikan Taman Siswa di Yogyakarta.

c. Mengetahui definisi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara serta perkembangan kurikulum di Indonesia mulai dari tahun 1947 hingga menjadi Kurikulum Merdeka saat ini.

 

Dua hal baru yang Anda ingin ketahui lebih mendalam dari materi Perjalanan Pendidikan Nasional adalah:

a. Mengetahui lebih lanjut tentang transformasi Pendidikan di Indonesia dari masa ke masa, termasuk perubahan signifikan dalam kebijakan, metode pengajaran, dan tujuan pendidikan. 

b. Mendalami, memaknai, dan merenungkan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara serta bagaimana filosofi tersebut dapat diimplementasikan dalam konteks pendidikan saat ini.

  Setelah mempelajari materi Perjalanan Pendidikan Nasional, langkah konkret yang saya akan lakukan adalah mempelajari lebih dalam pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan dan menghubungkannya dengan konteks pendidikan pada zaman sekarang. Saya akan membaca karya-karya beliau dan memahami filosofi di balik pendekatan pendidikannya.

 Selanjutnya, sebagai seorang pendidik, tujuan utama saya adalah mendidik siswa dengan memperhatikan kondisi dan karakteristik mereka serta membangun karakter siswa secara holistik. Saya akan menerapkan prinsip "'Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani" dalam pendekatan pengajaran saya. Artinya, saya akan memberikan contoh yang baik, membangun semangat dan motivasi siswa, serta memberikan bimbingan yang memadai untuk membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka.

 Untuk mewujudkan hal ini, saya akan mengadakan diskusi atau seminar kecil dengan rekan kerja atau sesama pendidik untuk berbagi pemahaman tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara dan bagaimana menerapkannya dalam konteks pendidikan saat ini. Selain itu, saya juga akan mencari sumber daya tambahan seperti buku, artikel, atau seminar yang dapat memperdalam pemahaman saya tentang konsep-konsep tersebut. Dengan langkah-langkah ini, saya yakin saya akan menjadi pendidik yang lebih efektif dan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa.

 

Sabtu, 03 Februari 2024

"Pembelajaran Berdiferensiasi: Memahami Keragaman Anak dalam Kelas"

    Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar. 

    Pembelajaran  berdiferensiasi  sejalan  dengan  filosofi pemikiran pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan  terhadap  segala  kekuatan  kodrat  yang  dimiliki  anak  agar  anak  mampu  mencapai  keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang individu maupun sebagai   anggota   masyarakat.   

    Menurut   Tomlinson   (Suwartiningsih,   2021) pembelajaran diferensiasi berarti mencampurkan semua perbedaan untuk mendapatkan suatu informasi, membuat ide dan mengekspresikan yang mereka pelajari. Heacox (Iskandar, 2021) mengatakan  bahwa  teaching  using  differentiated  instruction  needs  to  pay  attention  on  students’ readiness, interest, learning profile, and learning environment...It needs the ability of  teacher  to  provide  choices  for  content,  process,  and  product.  Pemikiran  tersebut  dapat  diartikan  bahwa  mengajar  dengan  menggunakan  pembelajaran  diferensiasi  membutukan  perhatian peserta didik dalam kesiapan, minat, profil belajar dan lingkungan pembelajaran

Ciri-ciri atau karekteristik pembelajaran berdiferensiasi

    Ciri-ciri atau kerekteristik pembelajaran berdiferensiasi antara lain; lingkungan belajar mengundang murid untuk belajar, kurikulum memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas, terdapat penilaian berkelanjutan, guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar murid, dan manajemen kelas efektif. 

    Contoh kelas yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi adalah ketika proses pembelajaran guru menggunakan beragam cara agar murid dapat mengeksploitasi isi kurikulum, guru juga memberikan beragam kegiatan yang masuk akal sehingga murid dapat mengerti dan memiliki informasi atau ide, serta guru memberikan beragam pilihan di mana murid dapat mendemonstrasikan apa yang mereka pelajari. Untuk dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, hal yang harus dilakukan oleh guru antara lain:

  1. Melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan tiga aspek, yaitu: kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar murid (bisa dilakukan melalui wawancara, observasi, atau survey menggunakan angket, dll)
  2. Merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pemetaan (memberikan berbagai pilihan baik dari strategi, materi, maupun cara belajar)
  3. Mengevaluasi dan erefleksi pembelajaran yang sudah berlangsung.

    Pemetaan kebutuhan belajar merupakan kunci pokok kita untuk dapat menentukan langkah selanjutnya. Jika hasil pemetaan kita tidak akurat maka rencana pembelajaran dan tindakan yang kita buat dan lakukan akan menjadi kurang tepat. Untuk memetakan kebutuhan belajar murid kita juga memerlukan data yang akurat baik dari murid, orang tua/wali, maupub dari lingkungannya.

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

    Tiga strategi diferensiasi yang diterapkan dalam konteks pendidikan adalah diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk.
1) Diferensiasi konten
    Diferensiasi konten berkaitan dengan apa yang diajarkan kepada murid, dengan mempertimbangkan kesiapan, minat, dan profil belajar mereka. Guru perlu menyediakan materi dan sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan belajar individu murid.
2) Diferensiasi proses
    Diferensiasi proses mengacu pada bagaimana murid memahami atau mengalami materi yang dipelajari. Hal ini bisa dilakukan melalui berbagai metode seperti menggunakan kegiatan bertahap, menyediakan pertanyaan panduan yang sesuai dengan minat individu, atau memberikan agenda individu yang memperhitungkan variasi waktu dan tugas.
3) Diferensiasi produk
    Diferensiasi produk berkaitan dengan hasil akhir dari pembelajaran yang harus ditunjukkan oleh murid, seperti karangan, presentasi, rekaman, atau diagram. Guru dapat menantang murid dengan memberikan beragam pilihan dalam mengekspresikan pemahaman mereka, serta memberikan keragaman dalam bentuk tugas yang diberikan.

Keragaman Anak di Kelas

    Keragaman anak di kelas dapat tercermin dalam berbagai aspek, termasuk:

  1. Perbedaan dalam Gaya Belajar: Beberapa siswa mungkin lebih suka belajar melalui visualisasi, sementara yang lain lebih memahami konsep melalui pendekatan auditori atau kinestetik.

  2. Kemampuan dan Kecerdasan yang Beragam: Setiap anak memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda. Seorang siswa mungkin mahir dalam matematika tetapi membutuhkan bantuan ekstra dalam bidang bahasa.

  3. Kebutuhan Khusus: Siswa dengan kebutuhan khusus, baik itu dalam hal fisik, emosional, atau belajar, memerlukan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan agar dapat mencapai potensi mereka secara optimal.

  4. Latar Belakang Budaya dan Bahasa: Anak-anak dari latar belakang budaya dan bahasa yang beragam mungkin memiliki cara belajar yang berbeda serta kebutuhan komunikasi yang berbeda pula.

Contoh Keragaman dikelas

Misalkan ada seorang guru bahasa Inggris bernama Mr. Smith yang mengajar di kelas 9B dengan total 28 siswa. Mayoritas siswa di kelasnya lebih suka belajar dengan cara membaca buku dan melihat contoh-contoh tertulis. Mereka cenderung memahami materi dengan lebih baik ketika disajikan dalam bentuk teks atau diagram.
Namun, ada dua siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda. Salah satunya adalah Lisa, yang lebih suka memahami materi dengan melakukan aktivitas fisik. Dia cenderung aktif dalam proses belajar dan lebih memperhatikan saat diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam permainan peran atau simulasi. Contohnya, ketika dia harus memahami tata bahasa, dia lebih suka bermain peran sebagai karakter dalam situasi yang melibatkan penggunaan tata bahasa yang benar. Siswa lainnya dengan gaya belajar kinestetik adalah Tom. Tom cenderung lebih baik memahami materi ketika dia bisa melakukan percobaan langsung atau menyentuh objek yang berkaitan dengan pelajaran. Misalnya, ketika dia harus memahami konsep fisika tentang gaya, dia lebih suka melakukan eksperimen sederhana seperti mendorong benda-benda berbeda untuk mengamati bagaimana gaya bekerja.
Dalam menghadapi berbagai gaya belajar ini, Mr. Smith mungkin akan mencoba mengintegrasikan berbagai metode pengajaran. Misalnya, dia bisa menyajikan materi dengan kombinasi teks dan video untuk memenuhi kebutuhan visual sebagian besar siswa, sementara juga menciptakan kesempatan bagi Lisa dan Tom untuk terlibat dalam aktivitas fisik atau eksperimen langsung.

Selain contoh tersebut apa saja sih keragaman yang ada di kelas?

- Keberagaman Agama 
    Di sekolah ada beragam kepercayaan, meskipun ada beragam agama, namun semua warga di lingkungan sekolah dapat Saling menghormati 
- Keberagaman Jenis Kelamin 
    Di sekolah juga ditemukan perbedaan jenis kelamin, yaitu perempuan dan laki-laki. Namun, perbedaan tersebut tidak menjadi halangan untuk bekerja sama dan bermain bersama antara satu siswa dengan siSwa yang lain. 
- Keberagaman Asal Daerah 
    Ada beragam suku bangsa yang dapat ditemukan di sekolah, tidak semua siswa atau siswi berasal dari wilayah yang sama.

Teori Pendukung

Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi didukung oleh beberapa teori, termasuk konstruktivisme (Kurniasih, E., & Priyanti, N., 2023). Konstruktivisme menekankan pentingnya memahami bagaimana siswa membangun pengetahuan mereka melalui pengalaman pribadi dan interaksi dengan lingkungan mereka. Teori ini mendukung pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan menekankan pengakuan terhadap keberagaman peserta didik dalam belajar sesuai dengan kesiapan, minat, dan preferensi belajar mereka (Putriana Naibaho, 2023). Selain konstruktivisme, terdapat pula teori-teori lain yang mendukung pendekatan ini, misalnya

  1. Teori Multiple Intelligences (Howard Gardner): Gardner berpendapat bahwa setiap individu memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, termasuk kecerdasan verbal-linguistik, logika-matematika, visual-spatial, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan kinestetik.

  2. Teori Belajar Konstruktivis (Jean Piaget): Piaget menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa aktif dalam membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan.

  3. Teori Kecerdasan Majemuk (Robert Sternberg): Sternberg menyoroti pentingnya mengakui berbagai jenis kecerdasan, termasuk kecerdasan analitik, kreatif, dan praktis, dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran berdiferensiasi bukan hanya tentang mengenali perbedaan di antara siswa, tetapi juga tentang merancang pengalaman belajar yang memungkinkan setiap siswa untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal. Dengan pendekatan yang sesuai, setiap anak dapat merasa dihargai dan didukung dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan akademis dan pribadi.

References

Kurniasih, E., & Priyanti, N. (2023). Pengaruh pendekatan pembelajaran diferensiasi terhadap kemampuan literasi baca, tulis dan numerasi. Jurnal ilmiah potensia, 8(2), 398–408.

Iskandar, D. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Report Text Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas IX.A SMP Negeri 1 Sape Tahun Pelajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 1(2), 123–140. https://doi.org/10.53299/jppi.v1i2.48

Putriana Naibaho, D. (2023). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Mampu Meningkatkan Pemahaman Belajar Peserta Didik. Journal of Creative Student Research (JCSR), 1(2), 81–91.

Suwartiningsih,  S.  (2021).  Penerapan  Pembelajaran  Berdiferensiasi  untuk  Meningkatkan  Hasil   Belajar   Siswa   pada   Mata   Pelajaran   IPA   Pokok   Bahasan   Tanah   dan   Keberlangsungan  Kehidupan  di  Kelas  IXb  Semester  Genap  SMPN  4  Monta  Tahun  Pelajaran  2020/2021.  Jurnal  Pendidikan  Dan  Pembelajaran  Indonesia  (JPPI), 1(2),80–94. https://doi.org/10.53299/jppi.v1i2.39


Kamis, 18 Mei 2023

Multimedia

 Multimedia adalah bentuk komunikasi yang melibatkan penggunaan berbagai media seperti teks, gambar, suara, video, dan animasi. Dalam era digital saat ini, multimedia menjadi semakin penting dan merambah ke berbagai aspek kehidupan kita. Melalui multimedia, kita dapat mengakses informasi, menghibur diri, berbagi cerita, dan mengkomunikasikan pesan dengan cara yang lebih menarik dan efektif.


Pemanfaatan multimedia sangat luas, baik dalam industri hiburan, pendidikan, pemasaran, maupun komunikasi. Di dunia hiburan, kita dapat menikmati film, musik, dan game dengan penggunaan multimedia yang menarik, menggabungkan gambar, suara, dan efek visual untuk menciptakan pengalaman yang mendalam.


Dalam dunia pendidikan, multimedia memainkan peran penting dalam pembelajaran interaktif. Guru dapat menggunakan presentasi multimedia, video pembelajaran, dan aplikasi interaktif untuk membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menarik dan mudah diingat. Multimedia juga memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri melalui platform daring dan tutorial interaktif.


Di bidang pemasaran, multimedia menjadi alat yang efektif untuk mempromosikan produk dan jasa. Iklan televisi, video promosi online, dan konten sosial media dengan gambar dan video menarik dapat menarik perhatian konsumen dan menciptakan pengalaman yang meyakinkan.


Selain itu, multimedia juga memainkan peran penting dalam komunikasi modern. Melalui aplikasi pesan dan panggilan video, kita dapat berkomunikasi dengan teman dan keluarga di seluruh dunia secara instan. Media sosial juga mengandalkan multimedia sebagai sarana untuk berbagi momen, opini, dan cerita dengan orang lain.


Dengan berkembangnya teknologi dan aksesibilitas yang semakin mudah, multimedia terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ini memberikan kesempatan yang tak terbatas bagi individu dan perusahaan untuk berkreasi, berbagi, dan berkomunikasi dengan cara yang inovatif dan menarik.

Minggu, 20 Desember 2020

KUMPULAN BANK SOAL OLIMPIADE BIOLOGI MAHASISWA

(1) Suatu sistem in vitro digunakan untuk mempelajarai proses replikasi dsDNA berbentuk sirkular pada virus. Letak sisi restriksi dari enzim MboI pada dsDNA tersebut ditunjukkan pada Gambar 1. Reaksi replikasi dilakukan menggunakan viral DNA sebagai template, ekstrak sel yang terinfeksi, serta dNTP dan ATP yang dilabeli dengan 32P. Produk replikasi dilisiskan dengan MboI, dianalisis pada gel elektroforesis dan divisualisasi menggunakan autoradiograf. Hasilnya ditunjukkan pada lane 1 di Gambar 2. Reaksi yang sama diulang kembali menggunakan konsentrasi 2’,3’-ddGTP nonradioaktif, dan hasilnya ditunjukkan pada lane 2-4. Hanya fragmen dengan panjang yang sempurna yang ditunjukkan.

 

Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan hasil tersebut adalah ….

  • Titik awal replikasi terletak pada fragmen C
  • DNA virus bereplikasi dengan model rolling circle
  • Enzim yang digunakan untuk replikasi berasal dari komponen virus sendiri
  • Hilangnya fragmen D dan E pada lane 3 menunjukkan adanya mutasi pada sisi restriksi enzim
  • ddGTP non radioaktif berperan sebagai mutagen pada proses replikasi

(2) Pada perkembangan embrio ayam, pola jari tangan (2-3-4) dikontrol oleh gradien konsentrasi morfogen. Konsentrasi paling tinggi berasal dari bagian posterior tunas sayap muda sesuai dengan diagram berikut.

Balok agar yang telah direndam didalam asam retinoat (RA) diletakkan di bagian anterior seperti pada gambar. Asam retinoat memiliki aktivitas yang mirip dengan morfogen.

Pola jari yang akan terbentuk jika diurutkan dari bagian anterior berdasarkan percobaan tersebut adalah ….

  • 2-3-4
  • 4-3-2
  • 2-3-4-4-3-2
  • 4-3-2-2-3-4
  • 4-3-2-4-3-2

 

(3) Perhatikan gambar berikut ini :

Gambar tersebut menunjukkan proses ekspresi gen dari virus flaviviridae. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai proses ekspresi gen dari virus tersebut adalah ….

  • Genome dari virus tersebut hanya mengandung satu jenis mRNA yang mengkode untuk satu protein tunggal (monocistronic)
  • Proses ekspresi gen dapat dilakukan oleh protein-protein yang dihasilkan oleh virus itu sendiri sehingga virus tersebut dapat berkembang secara independen
  • Terjadi proses modifikasi pasca translasi dengan memotong poliprotein berukuran besar untuk menghasilkan lebih banyak protein
  • Virus tersebut memiliki materi genetik berupa untai ganda DNA (dsDNA)
  • Tidak ada jawaban yang benar

(4) Gambar berikut ini menunjukkan proses polimerisasi aktin pada kondisi tanpa (A) dan dengan penambahan inti filamen (B):

Berdasarkan gambar tersebut berikut ini pernyataan yang tepat adalah ….

  • Pembentukan filamen akan lebih cepat jika terdapat inti filamen yang telah terbentuk
  • Pada fase elongasi terjadi polimerisasi dan depolimerisasi dalam laju yang sama
  • Penambahan inti filamen menyebabkan peningkatan panjang filamen yang dapat dibentuk
  • Tanpa penambahan inti filamen maka fase equilibrium akan lebih cepat dicapai
  • Pada fase equilibrium tidak terjadi penambahan panjang aktin karena tidak terdapat polimerisasi maupun depolimerisasi 

(6) Beberapa bakteri memiliki mekanisme tambahan untuk mengatur produksi enzim yang terlibat dalam biosintesis triptofan (Trp). Pada konsentrasi Trp tinggi (Gambar a), ribosom mentranslasi mRNA leader peptide dan berhenti pada kodon stopnya. Sedangkan pada konsentrasi Trp rendah, ribosom tertahan di kodon Trp sehingga menyebabkan segmen 2 dan 3 membentuk stem loop (Gambar b). Proses tersebut ditunjukkan pada gambar berikut : 
Pernyataan yang sesuai dengan fenomena tersebut adalah …

  • Mekanisme yang sama juga ditemukan pada ekspresi gen kromosomal pada eukariota
  • Jika konsentrasi aminoacyl-tRNA sintetase diturunkan (mengikatkan Trp pada tRNA) maka transkipsi gen tersebut akan diinaktivasi sekalipun konsentrasi Trp rendah
  •  
  • Setelah delesi salah satu kodon Trp pada gen pengkode leader peptide, transkripsi gen trpA-E akan tetap aktif pada konsentrasi Trp rendah
  • Jika mutasi menyebabkan destabilisasi stem loop 2-3, maka transkripsi gen trpA-E akan diinaktivasi pada konsentrasi Trp rendah

 

  • Tidak ada jawaban yang benar

(6) Perhatikan gambar fase pembelahan sel berikut ini.
 
Pernyataan berikut ini yang tepat mengenai gambar tersebut adalah ….
Gambar tersebut menunjukkan suatu tahapan dalam mitosis
Gambar tersebut menunjukkan tahapan meiosis II
Penambahan kolkisin akan mempercepat terjadinya fase tersebut
Transkripsi gen pengkode protein histon dalam laju paling tinggi ketika sel mencapai fase tersebut
 
Proses pindah silang terjadi pada saat fase tersebut
Faktor penginduksi fase M (MPF) memicu mitosis dengan cara mengaktifkan protein lain yang berperan dalam pembelahan sel. MPF yang aktif terdiri dari dua protein, siklin dan Cdc2. Komponen Cdc2 dari MPF yang aktif merupakan jenis protein kinase. Konsentrasi relatif MPF, Cdc2 dan siklin dimonitor selama siklus sel dan ditunjukkan pada grafik berikut :
 
Pernyataan berikut ini yang benar adalah ….

  • Penurunan kadar MPF yang aktif pada akhir mitosis disebabkan karena penurunan kadar siklin
  • Penurunan kadar MPF yang aktif pada akhir mitosis disebabkan karena penurunan kadar Cdc2
  • Jika MPF mengaktifkan serangkaian enzim yang salah satunya berperan untuk inaktivasi MPF maka enzim tersebut bekerja dengan degradasi Cdc2
  • Jika MPF mengaktifkan serangkaian enzim yang salah satunya berperan untuk inaktivasi MPF maka enzim tersebut bekerja dengan menstimulasi siklin
  • Jawaban A dan C benar

 
Archaebacteria memiliki modifikasi khusus pada struktur selnya sehingga dapat bertahan hidup pada kondisi lingkungan yang ekstrim. Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai adaptasi tersebut adalah …
Psikrofilik memiliki membran yang tersusun atas monolayer lipid yang memiliki bagian hidrofilik di kedua ujungnya
Psikrofilik memiliki proporsi nukleotida GC lebih banyak dibandingkan AT pada kromosomnya
Termofilik memiliki komponen fosfolipid yang tersusun atas asam lemak tak jenuh dalam jumlah besar
Halobacteria memiliki banyak protein intraseluler dengan asam amino bermuatan pada bagian permukaannya
Halobacteria menghasilkan lebih sedikit ATP karena tidak perlu mempertahankan tekanan osmotiknya
(9 62 menit
Gambar berikut ini menunjukkan beberapa macam mekanisme transpor zat melewati membran:
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai transpor zat adalah …
Protein transpor hanya ditemukan pada tipe transpor aktif saja
Kotransporter menggunakan energi dari ATP secara langsung untuk memompa dua zat berbeda melawan gradien konsentrasinya
Ion-ion berukuran kecil dapat secara langsung ditranspor melalui bilayer lipid
Untuk mentranspor ion natrium masuk kedalam sel diperlukan protein channel khusus untuk ion Natrium
Transpor protein memasuki sel dilakukan menggunakan kotransporter
Pada Na-K pump, 3 Na akan dipompa keluar sel sedang 2 K akan dipompa kedalam sel. Pada Ca pump, ca akan dipompa keluar sel agar konsentrasi Ca dalam sel rendah
(10 52 menit
Pernyataan berikut ini yang tidak tepat berdasarkan prinsip kinetika enzim adalah ….
Laju reaksi akan terus meningkat namun peningkatan tersebut akan terus berkurang ketika dilakukan penambahan substrat secara terus menerus
Inhibitor kompetitif menyebabkan peningkatan jumlah substrat yang dibutuhkan untuk mencapai laju reaksi maksimum
Pengaruh inhibisi akibat inhibitor nonkompetitif dapat dihilangkan dengan cara menambahkan lebih banyak substrat
Jumlah substrat yang dibutuhkan untuk mencapai setengah laju reaksi dapat dinyatakan sebagai KM (Konstanta Michaelis)
Semua pernyataan benar
(11 44 menit
Alga senositik Caulerpa tumbuh dengan pola unidirectional (satu arah). Frond untuk fotosintetik terbentuk pada bagian permukaan atas dan ditambatkan dengan rizoid dibagian bawahnya (Gambar I). Jika organisme tersebut dibalik maka pertumbuhan yang baru akan menumbuhkan frond dan rizoid pada bagian yang berbeda dari alga yang lama (Gambar II). Pada percobaan lain, frond sekunder terbentuk ke arah atas dari frond primer yang telah dibalik (Gambar III).
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, pernyataan berikut ini yang tepat adalah ….
Pertumbuhan ujung alga selalu terjadi pada arah yang paralel dengan tarikan gravitasi
Organisme senositik tidak menunjukkan diferensiasi seluler
Untuk membuktikan level pengaturan terjadi pada level transkripsi dapat dilakukan dengan membalik tanaman kemudian memberikan inhibitor sintesis protein
Sitoplasma yang baru terbentuk sudah terdiferensiasi secara sempurna dan tidak dapat mengalami perubahan orientasi
Perubahan polaritas hanya diekspresikan pada sitoplasma yang baru terbentuk
(12 35 menit
Berikut ini merupakan sayatan melintang dari suatu bagian tumbuhan
Pernyataan berikut ini yang tepat berdasarkan hasil sayatan tersebut adalah ….
Gambar tersebut merupakan sayatan melintang akar tumbuhan dikotil
Struktur tersebut berfungsi untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah
Struktur bernomor 2 telah mengalami penebalan dengan lignin.
Struktur bernomor 5 dapat mengalami pembesaran ketika terdapat zat makanan untuk disimpan
Jawaban A, B dan C benar
 
(13 29 menit
Pada proses fotosintesis tanaman, terdapat plastoquinon yang mentranspor elektron dari akseptor primer fotosistem II ke kompleks sitokrom. Suatu zat kimia disuntikkan ke dalam tanaman sehingga plastoquinon ini menjadi tidak berfungsi.
Pernyataan berikut yang akan terjadi adalah ….
Proses fotosintesis akan berhenti seketika karena tidak ada sumber ATP
Sel masih akan melangsungkan fotosintesis secara normal
Fotosistem 1 akan mengambil alih tugas fotosistem 2
Foton tidak lagi dapat mengeksitasi elektron pada fotosistem
Kloroplas masih dapat menghasilkan ATP, namun tidak dengan NADPH
Perbungaan merupakan suatu proses kompleks yang diakibatkan oleh interaksi beberapa gen. Beberapa alur kontrol perbungaan ditunjukkan oleh diagram berikut.
Pernyataan berikut ini yang benar adalah ….
Gen APETALA-2 (AP2)  hanya diekspresikan ketika terdapat sinyal dari gen LEAFY
Mutan gen leafy menyebabkan meristem bunga tidak dapat terbentuk sama sekali
Jika tumbuhan dengan mutasi pada gen AGAMOUS-LIKE20 masih dapat membentuk bunga, maka terdapat jalur lain yang independen dari gen tersebut
Interaksi antara gen AP3 dan AP2 menyebabkan pembentukan stamen
Mutasi pada gen AP2 akan tetapt dapat menghasilkan bunga sempurna
 
(15 28 menit
Gambar berikut ini menunjukkan aktivasi neuron yang berperan terhadap persepsi rasa sakit.
Berdasarkan gambar tersebut, pernyataan berikut ini yang tepat adalah ….
Kemungkinan morphine berperan sebagai analog dari senyawa P dan bersifat eksitatori
Kemungkinan obat analgesik bekerja dengan cara menganggu aktivitas mitokondria pada afferent pain fiber sehingga tidak bisa menghasilkan ATP
Senyawa P dilepaskan oleh afferent pain fiber  secara difusi karena memiliki ukuran yang kecil
Influx ion Ca2+ dibutuhkan untuk memicu pelepasan senyawa P dari terminal sinaps
Respon kewasapadaan, persepsi rasa sakit dan perubahan perilaku diatur secara langsung oleh serebrum
 
(16 23 menit
Gelombang bunyi di udara dapat menggentarkan tiga tulang telinga tengah yang selanjutnya disalurkan menuju koklea. Didalam koklea terdapat cairan yang berperan untuk menghantarkan getaran tersebut sampai ke sel-sel reseptor.
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai proses pendengaran pada telinga adalah ….
Bunyi dengan frekuensi rendah akan menggetarkan membran basiler pada bagian ujung yang lebar dan fleksibel di dekat helikotrema
Pergerakan stereosilia menyebabkan terbukanya gerbang ion sehingga Na+ masuk dari endolimfa dan menyebabkan terbentuknya potensial aksi
Lumba-lumba dapat mendengar gelombang bunyi dengan frekuensi yang lebih lebar  karena memiliki membran basiler yang lebih panjang daripada manusia
Jawaban a, b dan c benar
Tidak ada jawaban yang benar
(17 13 menit
Grafik berikut ini menunjukkan hubungan antara panjang sel otot dan kuat tegangan yang dapat dibentuk.
Pernyataan yang tepat berdasarkan grafik tersebut adalah ….
Semakin panjang ukuran sarkomer, maka tegangan yang dihasilkan akan semakin besar
lo(optimal length) menunjukkan persentase optimal tumpang tindih filamen tebal dan tipis
Saat istirahat sarkomer berada pada panjang yang sama dengan B
Filamen tipis masih dapat didorong lebih jauh jika sudah mencapai garis Z
Jika terjadi tumpang tindih antar filamen tipis maka kontraksi tidak dapat berlangsung
(18 4 menit
Peradangan (inflamasi) merupakan respon awal terhadap timbulnya infeksi didalam tubuh. Peradangan di permukaan tubuh dicirikan dengan timbulnya pembengkakan yang berwarna merah di pemukaan kulit.
Pernyataan berikut ini yang benar adalah ....
Peradangan akan muncul ketika patogen menyumbat sistem lifatik
Akumulasi sel darah putih pada bagian tertentu dari kapiler darah akan memicu timbulnya pembengkakan
Pembengkakan terjadi terutama disebabkan oleh pecahnya sel-sel penyusun jaringan setempat
Timbulnya pembengkakan memudahkan pergerakan sel-sel sistem imun berpindah dari dalam darah ke jaringan
Pembengkakan dipicu oleh pelepasan interleukin dari sel-sel normal yang berada di sekitar sel yang rusak
(19 4 menit
Sel darah merah merupakan komponen darah yang secara terus-menerus dibentuk dan didegradasi oleh tubuh. Proses sintesis dan regenerasi sel darah merah diatur secara ketat oleh berbagai sistem didalam tubuh.
Pernyataan berikut ini yang kurang tepat mengenai sel darah merah adalah ….
Sel darah merah berbentuk bikonkave dan tidak memiliki inti serta organel sel
Afinitas hemoglobin terhadap karbonmonoksida lebih besar daripada terhadap oksigen maupun karbondioksida
Protein transferrin berperan dalam transport ion Fe2+ yang penting untuk pembentukan hemoglobin
Sebagian besar karbonmonoksida ditranspor dalam bentuk terikat dengan hemoglobin yaitu sebagai karbaminohemoglobin
Sel darah merah memiliki enzim yang dapat mengubah karbondioksida menjadi ion bikarbonat didalam jaringan tubuh
 
(20 4 menit
Sistem RAAS (Renin-Angiotensin-Aldosteron) berperan penting dalam pengaturan volume dan tekanan darah didalam tubuh.
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai sistem RAAS adalah ….
Tingginya kadar angiotensin II memicu pelepasan aldosteron yang berakibat meningkatnya Na+ retention
Angiotensin II dan aktivasi saraf simpatetik menstimulasi vasodilatasi pembuluh darah periferal
Angiotensin disekresikan dalam bentuk inaktif yang dapat diaktifkan oleh Angiotensin Converting Enzyme di kapiler paru-paru
Penurunan GFR menyebabkan penurunan tekanan darah glomerular sehingga arteriola aferen mengalami dilatasi
Jawaban a dan c benar
(21 4 menit
Proses pembentukan sel gamet dan perkembangan karakteristik seks sekunder dipengaruhi oleh kerja berbagai hormon tubuh. Pernyataan berikut ini yang tepat mengenai aktivitas hormon seks adalah ….
Pelepasan GnRH dari hipotalamus memicu sekresi FSH dan selanjutnya menghambat sel Sertoli melepaskan inhibin
Hormon LH bekerja secara langsung dalam menghambat pelepasan GnRH oleh hipotalamus
Pada pria, LH berfungsi menginduksi sel Leydig untuk mensekresikan testosterone yang berperan dalam maskulinisasi
Pada wanita, FSH hasil sekresi pituitari anterior memicu sekresi lebih banyak FSH oleh sel folikel yang sedang berkembang
Pada saat ovulasi, konsentrasi LH yang tinggi memicu sekresi estrogen dalam jumlah besar oleh sel-sel folikel yang tersisa
(22 4 menit
Sebuah neuron disimpan dalam larutan yang kondisinya serupa dengan cairan ekstrasel jaringan otak dan mengandung oksigen murni atmosfer. Beberapa menit kemudian, senyawa sianida (mampu memblokir rantai transport elektron), dimasukkan ke dalam larutan. Prediksi berikut ini yang benar mengenai konsentrasi ion adalah …
Konsentrasi ion K+ dalam sel akan meningkat
Kemungkinan akan terjadi peningkatan potensial aksi secara spontan
Konsentrasi ion H+ dalam ruang intermembran pada mitokondria meningkat
Konsentrasi bikarbonat dalam larutan meningkat
Pernyataan A dan C benar
(23 3 menit
Gambar berikut ini menunjukkan metabolisme otot rangka pada tiga kondisi yang berbeda.   
Pernyataan berikut ini yang salah berkaitan dengan hal tersebut adalah …
Metabolisme pada sel otot kaki saat lari sprint 100 m ditunjukkan oleh gambar A
Pada saat aktivitas sedang, metabolisme sel otot ditunjukkan oleh gambar B
Pada saat istirahat, metabolisme pada sel otot rangka ditunjukkan oleh gambar C
Gambar B menunjukkan metabolisme sel otot kaki dari pelari marathon saat kompetisi marathon
Semua jawaban benar
(24 3 menit
Dua kelompok murid melakukan percobaan mengenai fungsi ginjal. Tigapuluh menit sebelum percobaan, satu kelompok meminum air 500 mL, sedangkan kelompok lainnya meminum 100 mL air. Pada t=0 menit, masing-masing kelompok diinstruksikan untuk minum 750 mL air. Selanjutnya laju urinasi dan konsentrasi Cl- pada masing-masing kelompok diukur. Gambar berikut ini menunjukkan hasil pengukuran.
Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan hasil penelitian tersebut ….
Laju reabsorpsi air absolut pada nefron dari kelompok 2 pada t=60 menit lebih rendah daripada kelompok 1
Konsentrasi aldosteron plasma darah pada kelompok 1 paling tinggi pada t = 60 menit
Kelompok 1 adalah kelompok yang meminum air sebanyak 500 mL 30 menit sebelum percobaan
Kelompok 2 menghasikan sekitar 120 mL urin selama periode t = 40 menit dan t = 60 menit
Tidak ada jawaban yang benar
(25 3 menit
Mutasi pada gen yang mengkode subunit α dan β hemoglobin menyebabkan penyakit talasemia dan sickle-cell anemia. Anda menemukan suatu keluarga di Albania dimana beberapa anggotanya memiliki bentuk anemia yang berbeda. Sekuens DNA subunit α pada ujung 5’ dari untai nontemplate normal dan mutan ditunjukkan sebagai berikut :
Normal : 5′-ACGTTATGCCGTACTGCCAGCTAACTGCTAAAGAACAATTA.......-3′
Mutan : 5′-ACGTTATGCCCGTACTGCCAGCTAACTGCTAAAGAACAATTA.......-3′
Pernyataan berikut ini yang dapat menjelaskan fenomena tersebut adalah …
Kodon yang terbentuk berdasarkan hasil transkripsi pada mRNA normal adalah 5’-AUGCCGUACUGCAGCUA ACUGCUAAAGAACAAUUA-3’.
Anemia jenis baru tersebut menghasilkan sel darah merah yang berbentuk sickle-cell  
Kemungkinan mutan tersebut terbentuk akibat kesalahan replikasi pada zigot sehingga tidak diturunkan pada anakannya
Terjadi mutasi missense pada nukleotida tersebut dimana tirosin digantikan oleh valin
Terjadi pergeseran kerangka baca akibat insersi nukleotida C
(25 3 menit
Mutasi pada gen yang mengkode subunit α dan β hemoglobin menyebabkan penyakit talasemia dan sickle-cell anemia. Anda menemukan suatu keluarga di Albania dimana beberapa anggotanya memiliki bentuk anemia yang berbeda. Sekuens DNA subunit α pada ujung 5’ dari untai nontemplate normal dan mutan ditunjukkan sebagai berikut :
Normal : 5′-ACGTTATGCCGTACTGCCAGCTAACTGCTAAAGAACAATTA.......-3′
Mutan : 5′-ACGTTATGCCCGTACTGCCAGCTAACTGCTAAAGAACAATTA.......-3′
Pernyataan berikut ini yang dapat menjelaskan fenomena tersebut adalah …
 
Kodon yang terbentuk berdasarkan hasil transkripsi pada mRNA normal adalah 5’-AUGCCGUACUGCAGCUA ACUGCUAAAGAACAAUUA-3’.
Anemia jenis baru tersebut menghasilkan sel darah merah yang berbentuk sickle-cell  
Kemungkinan mutan tersebut terbentuk akibat kesalahan replikasi pada zigot sehingga tidak diturunkan pada anakannya
Terjadi mutasi missense pada nukleotida tersebut dimana tirosin digantikan oleh valin
Terjadi pergeseran kerangka baca akibat insersi nukleotida C
(26 3 menit
Kloning cDNA yang diisolasi dari mRNA kelenjar pituitari mencit digunakan sebagai probe untuk hibridisasi. Sampel RNA yang akan dihibridisasi menggunakan probe tersebut berasal dari jantung embrio (EH), jantung dewasa (AH), pituitari embrio (EP), pituitari dewasa (AP), dan testis (T). Hasil hibridisasi ditunjukkan pada gambar berikut :
Penjelasan yang tepat berdasarkan hasil tersebut adalah …
 
Kegagalan isolasi RNA menyebabkan tidak adanya pita pada sampel yang diisolasi dari jantung dewasa
Perbedaan ukuran pada RNA testis kemungkinan terjadi karena alternative splicing
Gen yang mengkode RNA tersebut diekspresikan pada semua organ sampel yang digunakan
mRNA gen tersebut yang diisolasi dari jantung, pituitari dan testis akan menghasilkan protein yang sama
Hibridisasi menggunakan RNA yang diambil dari ovarium akan menghasilkan pita dengan ukuran yang sama dengan RNA dari testis
(27 3 menit
Pedigree berikut ini menunjukkan pola penurunan sifat dari berbagai jenis kanker pada suatu keluarga. Analisis molekuler menunjukkan bahwa kanker yang terjadi pada pasien di keluarga tersebut disebabkan oleh mutasi pada BRCA2, kecuali pada satu individu tertentu. Keterangan : angka arab (1,2,3 dst) digunakan untuk menunjukkan urutan individu dari kiri ke kanan. 
Berdasarkan pedigree tersebut, penyataan yang tepat adalah ….
 
Individu  IV-6 tidak mengalami kanker yang disebabkan oleh mutasi pada BRCA2
Gen BRCA2 terpaut dengan kromosom-X sehingga frekuensi munculnya kanker pada wanita lebih besar
Alel mutan BRCA2 bersifat dominan dalam pewarisan penyakit kanker
Fenotip kanker memiliki sifat penetransi yang sempurna pada laki-laki maupun perempuan
Individu V-1 kemungkinan menerima alel mutan BRCA2 dari ibunya
(28 3 menit
Model berikut ini menunjukkan evolusi  spesies akibat duplikasi dari suatu gen G. Kedua gen hasil mutasi yaitu G1 dan G2 menyebabkan munculnya sifat baru yang membedakan dengan spesies ancestor.
Pada suatu ekosistem ditemukan tiga spesies modern yang mengalami mutasi pada gen G.
Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan fenomena tersebut adalah ….
 
Pada ketiga spesies tersebut kemungkinan gen G1 dan G2 berinteraksi secara epistasis dominan
Spesies A memiliki genotip homozigot dominan untuk gen G2
Spesies B mengalami mutasi balik pada gen G2 sehingga menghasilkan fenotip yang mirip dengan ancestor
Gen G1 dan G2 merupakan analog gen
Spesies C kehilangan gen G1 dan G2 sehingga tidak menunjukkan fenotip yang dibawa kedua gen tersebut
(29 3 menit
Pada spesies tumbuhan, warna biji ditentukan oleh empat gen : A, B, C, dan D. Alel resesif dari masing-masing gen (a, b, c, dan d) menghasilkan enzim yang abnoral yang tidak bisa mengkatalisis reaksi untuk biosintesis enzim. Jalur biosintesis enzim ditunjukkan pada diagram berikut :
Ketika pigmen biru dan merah terbentuk maka biji akan berwarna ungu. Pohon dengan genotip AabbCcDd dan AaBbCcdd disilangkan. Berikut ini pernyataan yang sesuai adalah ….
 
Warna biji dari kedua induk yang disilangkan adalah ungu dan merah
Terdapat sekitar ½ dari total biji anakannya akan menghasilkan warna putih
Jumlah biji warna kuning akan ditemukan paling banyak pada anakan
Tidak akan dihasilkan anakan dengan biji berwarna biru
Jumlah anakan dengan biji warna ungu lebih banyak dibandingkan biji warna merah
(30 2 menit
Anda mengidentifikasi strain mutan E. coli yang tidak dapat mensintesis histidin (His-). Untuk menentukan lokasi dari mutan his- tersebut pada kromosom E. coli, anda melakukan percobaan interupted mating dengan lima strain Hfr yang berbeda.  Tabel berikut ini menunjukkan waktu masuknya alel wildtype (dalam menit) dari marka-marka gen tertentu kedalam strain His-. Kromosom E. coli berukuran 4.6 juta bp, dan membutuhkan waktu 100 menit untuk mentransfer seluruh kromosom selama konjugasi
Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan hasil percobaan tersebut adalah ….
 
Strain HfrA, HfrC dan HfrD memiliki arah transfer yang sama
Urutan gen-gen tersebut dalam kromosom sirkular adalah thr-lac-bio-his-glu-cys-tyr-met-xyl
Jika faga P1 mampu menampung 1% kromosom E. coli, maka gen his dan glu dapat ditransduksikan menggunakan faga tersebut
Gen cys dan glu memiliki jarak paling dekat dibandingkan gen lainnya
Transfer gen pada kromosom bakteri strain Hfr tersebut hanya dapat berlangsung pada satu arah
(31 2 menit
Pedigree berikut ini menunjukkan pola penurunan sifat dari penyakit ataxia, suatu penyakit neurologi yang langka. Gejala dari penyakit tersebut adalah pergerakan yang tidak terkoordinasi. Angka arab digunakan untuk menotasikan urutan individu dari kiri ke kanan.
Berikut ini pernyataan yang sesuai dengan fenomena tersebut adalah ….
 
Pola penurunan sifat penyakit tersebut adalah autosomal resesif
Individu IV-3 memiliki alel penyakit namun tidak mengekspresikannya
Penetransi dari penyakit tersebut kurang dari 100%
Alel penyakit terletak pada kromosom X
Penyakit tersebut memiliki ekspresivitas sebesar 75%
(32 2 menit
Anda mempelajari jaringan otot dan menemukan suatu protein yag hanya ditemukan pada jaringan tersebut. Data berikut ini menunjukkan hasil dari analisis RNA menggunakan metode Northern blot dengan probe dari cDNA gen tersebut. Selanjutnya analisis protein dialkukan menggunakan metode Western blot dengan antibodi yang mengenali protein tersebut secara spesifik.
Berikut ini pernyataan yang sesuai dengan hasil penelitian tersebut adalah ….
 
Gen tersebut mengalami alternative splicing pada sel saraf dan sel kulit
Pengaturan ekspresi gen tersebut terjadi pada level translasi
Enhancer yang berperan untuk transkripsi gen tersebut hanya terdapat di sel otot
Faktor transkripsi lengkap untuk ekspresi gen hanya ditemukan di sel otot
Terjadi mutasi nonsense pada RNA yang terdapat di sel saraf dan kulit sehingga tidak terbentuk protein
 
(33 2 menit
Berikut ini pedigree pada keluarga yang berbeda. Pada pedigree A, terjadi inbreeding (perkawinan antar kerabat) antara suatu individu dengan pamannya. Pada diagaram B terjadi inbreeding antar first-cousin.
Pernyataan yang tepat mengenai fenomena tersebut adalah ….
 
Nilai koefisien inbreeding pada A yaitu 1/8
Nilai koefisien inbreeding pada B yaitu 1/16
Koefisien inbreeding pada pedigree A lebih besar daripada pedigree B
Semakin besar nilai koefisien inbreeding maka semakin besar kemungkinan terjadi keberagaman genetik pada anakannya
Koefisien inbreeding menunjukkan nilai kemungkinan terjadinya mutasi pada anakan hasil inbreeding
(34 2 menit
Frekuensi genotip dari suatu alel pada kromosom autosomal pada dua populasi yang dipisahkan oleh barrier geografik untuk suatu sifat ditunjukkan dalam diagram berikut.
Jumlah populasi II sebanyak lima kali lipat jumlah populasi I. Jika barrier geografi tersebut dihilangkan, maka pernyataan berikut ini yang benar adalah ….
 
Frekuensi genotip AA pada populasi setelah dicampur tanpa terjadi perkawinan yaitu 0.422
Frekuensi alel a pada populasi tersebut setelah pencampuran yaitu 0.25
Frekuensi genotip aa setelah pencampuran yaitu 0.145
Frekuensi genotip pada populasi sesuai dengan frekuensi genotip hasil perhitungan dengan persamaan Hardy-Weinberg
Semua pernyataan salah
(35 2 menit
Gambar berikut ini menunjukkan ketebalan paru pada dua spesies burung yaitu Geospiza foliginosa dan Geospiza fortis pada saat keduanya terpisah dan ditemukan bersamaan. Kedua spesies tersebut diketahui memakan biji-bijian.
Pernyataan berikut ini yang tepat berdasarkan fenomena tersebut adalah …
 
Perbedaan karakter kedalaman paru saat keduanya ditemukan bersamaan merupakan hasil dari spesiasi alopatrik
G. foliginosa merupakan kerabat terdekat dari G. fortis secara evolusi namun ditemukan pada dua pulau yang berbeda
Terjadi kompetisi niche antara G. foliginosa dan G. fortis sehingga keduanya mengalami modifikasi pada ukuran paruh
G. foliginosa dan G. fortis memakan jenis biji yang berbeda sehingga dapat hidup berdampingan
G. foliginosa dan G. fortis merupakan satu spesies yang sama yang merupakan hasil evolusi divergensi karena perbedaan habitat
(36 2 menit
Gambar berikut ini menunjukkan dua komunitas yang berbeda (Komunitas A dan komunitas B). Pada masing-masing komunitas ditemukan lima spesies tumbuhan yang berbeda (ditunjukkan dengan bentuk pohon berbeda).
Berdasarkan gambar tersebut, pernyataan berikut ini yang tepat adalah …
 
Komunitas B memiliki nilai species evenness yang lebih tinggi dari A
Komunitas A memiliki nilai species diversity yang lebih tinggi dari B
Komunitas B memiliki nilai species richness yang lebih tinggi dari A
Tidak ditemukan adanya spesies dominan pada komunitas A dan B
Index keanekaragaman Shannon-Wiener pada kedua komunitas tersebut sama besar
(37 1 menit
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai konsep-konsep dalam ekologi, kecuali …
 
Pada teori intermediate disturbance jumlah spesies paling banyak pada tingkat gangguan sedang. Hal tersebut karena pada tingkat gangguan yang rendah maka tingkat kompetisi menjadi tinggi sehingga mengeliminasi spesies yang tidak kompetitif
Berdasarkan teori biogeografi pulau, kekayaan spesies ditentukan oleh dua faktor yaitu ukuran pulau dan jarak pulau terhadap daratan utama. Ukuran pulau menentukan laju kepunahan spesies sedangkan jarak pulau mempengaruhi laju migrasi spesies
Keanekaragaman spesies ditentukan oleh dua faktor yaitu kekayaan spesies dan indeks dominansi spesies. Semakin besar indeks dominansi maka nilai keanekaragaman spesies akan meningkat
Jika dua spesies yang memiliki relung yang sama hidup dalam satu ekosistem maka kedua spesies tersebut dapat hidup berdampingan jika salah satunya mengalami perubahan karakter sehingga dapat memanfaatkan sumber daya yang berbeda atau dikenal sebagai character displacement
Semua jawaban benar
(38 1 menit
Perhatikan pohon filogenetik dengan tipe unrooted tree dari lima spesies tanaman berikut ini.
Pernyataan berikut ini yang tepat berdasarkan pohon filogeni diatas adalah …
 
X. lutea dan X. alba merupakan ancestor dari ketiga spesies lainnya
X. alba merupakan spesies outgroup dari kelompok tersebut
X. rubens merupakan sister taxa terdekat dari X. lutea
X. purpurea dan X. nigra merupakan taxa yang monofiletik
Unrooted tree tidak menggambarkan hipotesis evolusi karena ketiadaan ancestor terdekat
(39 1 menit
Gambar berikut ini menunjukkan perbandingan ukuran genome dari berbagai organisme
Berdasarkan gambar diatas pernyataan berikut ini yang kurang tepat adalah …
 
Secara umum genome eukariota lebih besar dibandingkan genome prokariota
Berdasarkan gambar tersebut, mamalia memiliki kekerabatan paling dekat dengan reptil
Jumlah genome tidak menunjukkan tingkat evolusi suatu organisme
Keberadaan elemen transposon kemungkinan menjadi salah satu faktor peningkatan ukuran genome
Semua jawaban benar
 
(40 1 menit
Insekta merupakan suatu subphylum dari Arthropoda dengan kekayaan spesies yang sangat besar. Ciri utama dari insekta yaitu bagian tubuh yang dibagi menjadi kepala, thorax dan abdomen; adanya antena; dan 3 pasang kaki. Pada subphylum ini terdapat setidaknya 30 ordo.
Berikut nama ordo dengan ciri utama yang tepat adalah ….
 
Diptera memiliki sepasang sayap, sayap kedua termodifikasi menjadi halter yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan saat terbang
Isoptera memiliki dua pasang sayap yang bersisik, memiliki proboscis pada bagian mulutnya
Lepidoptera memiliki dua pasang sayap bermembran, bagian abdomen memanjang, mata faset, mulut pengunyah
Odonata merupakan serangga sosial, memiliki dua pasang sayap bermembran, betina biasanya memiliki organ penyengat, mengalami metamorfosis sempurna
Hemiptera merupakan serangga sosial dengan koloni berukuran besar, sebagian anggotanya bersayap, dan sebagian lainnya tidak, memiliki enzim simbiotik didalam saluran pencernaannya
(41 1 menit
Perhatikan percobaan berikut ini dengan saksama
X dan koleganya ingin mempelajari karakter helikase (DnaB) yang mampu membuka untai DNA pada garpu replikasi. Karakterisasi dilakukan dengan mengamati aktivitas helikase terhadap tiga substrat buatan di bawah ini. Setiap substrat terdiri atas untai DNA pendek (telah terlabeli radioaktif) yang menempel pada untai DNA panjang. Hasil reaksi antara helikase dan ketiga substrat tersebut diamati melalui visualisasi pada gel elektroforesis dengan autoradiografi.
Keterangan:
Sumur 4, 8, dan 12 menunjukkan migrasi ketiga substrat tanpa perlakuan.
Sumur 3, 7, dan 11 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang dipanaskan hingga 100°C
Sumur 2, 6, dan 10 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang diinkubasi dengan helikase.
Sumur 1, 5, dan 9 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang diinkubasi dengan helikase + suatu molekul tambahan X
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini mengenai hasil percobaan di atas!
I. Substrat 3 memiliki mobilitas yang lebih rendah jika dibandingkan substrat lainnya di dalam gel elektroforesis.
II. DnaB tidak mampu menggunakan substrat 1.
III. Pelepasan untai DNA oleh DnaB menurun akibat penambahan molekul X.
IV. Pembukaan untai DNA pada garpu replikasi oleh DnaB merupakan reaksi yang spontan dan tidak memerlukan ATP.
Pernyataan yang benar adalah…
 
II saja
I dan II
II dan III
III, dan IV
II, III, dan IV
SOAL SEBELUMNYA
(42 1 menit
Perhatikan percobaan berikut ini dengan saksama
X dan koleganya ingin mempelajari karakter helikase (DnaB) yang mampu membuka untai DNA pada garpu replikasi. Karakterisasi dilakukan dengan mengamati aktivitas helikase terhadap tiga substrat buatan di bawah ini. Setiap substrat terdiri atas untai DNA pendek (telah terlabeli radioaktif) yang menempel pada untai DNA panjang. Hasil reaksi antara helikase dan ketiga substrat tersebut diamati melalui visualisasi pada gel elektroforesis dengan autoradiografi.
Keterangan:
Sumur 4, 8, dan 12 menunjukkan migrasi ketiga substrat tanpa perlakuan.
Sumur 3, 7, dan 11 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang dipanaskan hingga 100°C
Sumur 2, 6, dan 10 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang diinkubasi dengan helikase.
Sumur 1, 5, dan 9 menunjukkan migrasi ketiga substrat yang diinkubasi dengan helikase + suatu molekul tambahan X
Seorang kolega X mempunyai pertanyaan mengenai preferensi DnaB dalam mengkatalisis pembukaan untai DNA. Apakah DnaB lebih menyukai membuka DNA dengan untai tunggal yang lebih panjang atau tidak? Setelah melihat kembali hasil percobaan, jawaban yang tepat adalah…
 
Percobaan di atas tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut.
DnaB lebih menyukai membuka DNA dengan untai tunggal yang lebih panjang.
DnaB lebih menyukai membuka DNA dengan untai tunggal yang lebih pendek.
DnaB memiliki preferensi yang sama dalam membuka DNA dengan untai tunggal yang panjang atau pendek.
Jika dalam keberadaan X saja, DnaB memiliki preferensi yang sama dalam membuka DNA dengan untai tunggal yang panjang atau pendek.
SOAL SEBELUMNYA
 
(43 1 menit
Seorang teknisi laboratorium melakukan percobaan dengan sel eukariot untuk mempelajari sebuah protein X. Kultur sel eukariot dihancurkan dengan sonifikasi sehingga organel di dalam sel terdisrupsi. Kemudian, sentrifugasi dilakukan untuk memisahkan fraksi yang larut (supernatan) dan fraksi yang tidak larut (pelet). Protein X ditemukan di fraksi yang tidak larut setelah sentrifugasi. Pelet tersebut kemudian diberi perlakuan selanjutnya dengan penambahan NaCl 0,5 M dan sentrifugasi dilakukan kembali. Sekarang, protein X berada di fraksi yang larut (supernatan). Berdasarkan pada keterangan di atas, tentukan protein manakah di bawah ini yang berkemungkinan besar merupakan protein X yang sedang diteliti?
 
Protein integral di membran plasma sel
Protein periferal di membran plasma sel
Protein integral di membran retikulum endoplasma
Protein sitoplasmik
Protein di daerah matriks mitokondria
(44 0 menit
Dalam klasifikasi Baltimore, virus dibagi berdasarkan jenis genom dan mekanisme perbanyakan genomnya. Terdapat tujuh golongan pada sistem klasifikasi Baltimore, yaitu golongan I (double-stranded DNA virus), golongan II (single-stranded DNA virus), golongan III (double stranded RNA), golongan IV (single-stranded RNA positive), golongan V (single-stranded RNA negative), golongan VI (single stranded RNA with DNA intermediet), dan golongan VII (double-stranded DNA with RNA intermediet). Pernyataan berikut ini yang BENAR mengenai golongan virus di atas adalah…
 
Genom virus DNA golongan I dan II dapat langsung ditranskripsi menghasilkan mRNA.
Genom virus RNA golongan IV dan V dapat langsung digunakan untuk menghasilkan mRNA.
Saat virus golongan VI pertama kali masuk ke dalam sel, genom mereka langsung diproses oleh enzim polimerase milik sel host.
Kita dapat menemukan enzim RNA polimerase di virion dari virus golongan V.
Genom virus golongan III dan IV yang dipurifikasi dari virionnya mampu bersifat infeksius bagi sel.
Seorang anak mengambil dua sampel daun pohon oak yang berbeda di taman. Sayatan daun pohon oak kemudian diamati di bawah mikroskop cahaya dan menghasilkan anatomi yang sangat berbeda dan ditampilkan pada ilustrasi di bawah ini.
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini mengenai hasil percobaan di atas!
I. Pohon 1 tumbuh di daerah berawa, sedangkan pohon 2 tumbuh di tanah yang berpasir.
II. Pohon 1 merupakan pohon yang sudah tua, sedangkan pohon 2 merupakan pohon yang masih muda.
III. Pohon 1 tumbuh di daerah yang kekurangan cahaya, sedangkan pohon 2 terpapar cahaya sepanjang hari.
IV. Pohon 1 terinfeksi jamur sehingga mengalami induksi proliferasi sel, sedangkan pohon 2 tidak terinfeksi.
Pernyataan yang benar adalah… (45 0 menit
Seorang anak mengambil dua sampel daun pohon oak yang berbeda di taman. Sayatan daun pohon oak kemudian diamati di bawah mikroskop cahaya dan menghasilkan anatomi yang sangat berbeda dan ditampilkan pada ilustrasi di bawah ini.
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini mengenai hasil percobaan di atas!
I. Pohon 1 tumbuh di daerah berawa, sedangkan pohon 2 tumbuh di tanah yang berpasir.
II. Pohon 1 merupakan pohon yang sudah tua, sedangkan pohon 2 merupakan pohon yang masih muda.
III. Pohon 1 tumbuh di daerah yang kekurangan cahaya, sedangkan pohon 2 terpapar cahaya sepanjang hari.
IV. Pohon 1 terinfeksi jamur sehingga mengalami induksi proliferasi sel, sedangkan pohon 2 tidak terinfeksi.
Pernyataan yang benar adalah…
 

  • Tidak ada pernyataan yang benar
  • II saja
  • III saja
  • II dan IV
  • III dan IV

(46) Perhatikan dengan saksama ilustrasi strategi fotosintesis dari Hydrilla di bawah ini!
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini mengenai hasil percobaan di atas!
I. Tumbuhan di atas memiliki strategis fotosintesis transisi C3-C4.
II. Fiksasi karbon dioksida dan siklus Calvin terjadi di sel yang berbeda.
III. Tumbuhan di atas rentan mengalami fotorespirasi.
IV. Tumbuhan di atas memerlukan konduktansi stomata yang tinggi agar karbon dioksida dapat memasuki sitosol.
Pernyataan yang benar adalah…
 

  • Tidak ada pernyataan yang benar
  • I saja
  • II saja
  • I dan IV
  • II dan III